Kamis, 02 Juni 2011

Wisata Pesisir : 12 Tujuan Wisata Jakarta Utara


Jakarta Utara, yang menjadi satu-satunya wilayah kota yang memiliki garis pantai sepanjang 32 kilometer di DKI Jakarta, mempunyai 12 tempat tujuan wisata. Namun, dari 12 lokasi wisata itu, belum semuanya terawat baik dan dikenal, bahkan oleh warga Jakarta sendiri.

Ke-12 tempat tujuan wisata itu adalah Pelabuhan Sunda Kelapa, Masjid dan makam Luar Batang, Pusat Grosir Manggadua, Taman Margasatwa Muara Angke, Pusat Perikanan Muara Angke, Taman Impian Jaya Ancol, Olahraga Air Bahtera Jaya, Stasiun KA Tanjung Priok, Masjid Jakarta Islamic Center, Gereja di Kampung Tugu, Museum Bahari, dan Pusat Kuliner Kelapa Gading.

Untuk memopulerkan wisata pesisir itu, sekitar 300 warga Kelurahan Rawabadak Utara dan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, melakukan studi wisata dan tur motor ke enam lokasi wisata pesisir.

Mereka mengunjungi wisata rohani dan sejarah, yakni Masjid Al Alam dan Rumah Si Pitung di kawasan Marunda, Gereja Tugu, Islamic Center, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Galangan VOC, serta Pasar Ikan Muara Angke.

”Warga diajak untuk berkunjung ke wisata pesisir yang ada di Jakarta Utara agar mereka mengenal tempat wisata di daerahnya. Diharapkan, mereka juga akan mempromosikan kawasan wisata ini kepada warga Jakarta lainnya,” kata Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono ketika melepas keberangkatan rombongan warga di dua kelurahan, yakni Kelurahan Rawa Badak Utara dan Kelurahan Lagoa, Minggu (18/10) pagi.

Selain itu, Bambang juga berharap bahwa dengan kunjungan ini akan muncul ide-ide kreatif dan sumbang saran untuk mengembangkan kawasan wisata ini.

”Masih ada kawasan wisata yang belum tertata rapi dan butuh perawatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bambang juga mengimbau camat dan lurah di Jakarta Utara untuk ikut mempromosikan lokasi wisata pesisir. Caranya dengan menggelar acara serupa.

Jika warga Jakarta Utara mengenal dan mencintai ke-12 wisata pesisir itu, tempat wisata itu akan populer. Diharapkan, baik warga Jakarta maupun warga luar Jakarta yang datang lebih banyak. Peningkatan kunjungan wisatawan itu tentu akan meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta Utara.

”Oleh karena itu, campur tangan lurah dan camat untuk memopulerkan kawasan ini sangat penting. Jika ada lurah yang tidak peduli pada lokasi wisata ini, akan saya tegur,” ujarnya.

Ratusan warga Kelurahan Rawabadak Utara dan Lagoa itu menggunakan lima bus pariwisata dan puluhan kendaraan roda empat dan motor. Acara ini didanai secara swadaya oleh warga, lurah, dewan kelurahan setempat, dan donatur.

Dalam studi wisata ini, panitia dari Kelurahan Rawabadak Utara, Koja, memberikan hadiah bagi peserta studi wisata yang bisa menjawab pertanyaan soal wisata pesisir sepanjang perjalanan. Peserta studi wisata terdiri atas ketua RT dan RW, PKK, karang taruna, dan aparat kelurahan. Hadiahnya berupa televisi, kipas angin, dispenser, dan kaus.

Sementara itu tur konvoi motor yang dikuti 150 warga Lagoa ini berkeliling ke 12 tempat tujuan wisata dengan membawa atribut bendera dan spanduk yang di antaranya bertuliskan ”kita sukseskan wisata pesisir dan rohani milik Jakarta Utara”. Ada juga spanduk yang berbunyi ”lebih baik berwisata di tempat sendiri”, ”murah dan meriah cuma berwisata ke 12 destinasi”.

”Dengan kampanye seperti ini, diharapkan peserta terus menginformasikan ke masyarakat tentang keberadaan lokasi wisata,” ujar Soni (25), Sekretaris Masyarakat Pantai Utara (Matra) yang bersama 50 anggotanya ikut dalam konvoi motor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar